Program Arduino: Analog Input Potensiometer!

Seperti yang kita tahu, Potensiometer adalah jenis resistor yang ukuran resistansinya atau nilai hambatannya bisa kita rubah sesuai dengan kebutuhan kita. Nah pada Arduino, bahkan kita bisa melihat berapa nilai yang dihasilkan oleh potensiometer pada posisi tertentu. Lalu bisa kita manipulasi sesuai dengan kebutuhan kita.

Nah untuk pertama kalinya kita akan coba membuat program, agar si Potensiometer ini dapat mengatur kecepatan BLINK! Dan yang harus kamu siapkan adalah:

1x Arduino
1x Breadboard
1x Potensiometer
1x Led
7x Kabel Jumper

Buatlah rangkaian seperti gambar dibawah ini:


NOTES:    
  • Hubungkan 5V dan GND dari Arduino ke Breadboard.
  • Hubungkan kaki kanan Potensiometer ke VCC.
  • Hubungkan kaki kiri Potensiometer ke GND.
  • Hubungkan kaki tengah Potensiometer ke pin A3 Arduino.
  • Untuk LED rangkaiannya tidak jauh berbeda dengan pembahasan sebelumnya.
Untuk programnya, kamu bisa  gunakan sampel pada File=>Examples=>Analog=>AnalogInput. Atau sallin ulang sketch ini:


int sensorPin = A0;        // membuat variabel sensorPin untuk pin AO
int ledPin = 13;             // membuat variabel ledPin untuk pin 13
int sensorValue = 0;      // membuat variabel sensorValue untuk menentukan nilai awal sensor

void setup() {
   pinMode(ledPin, OUTPUT);     // membuat variabel ledPin menjadi OUTPUT
}

void loop() {
  sensorValue = analogRead(sensorPin);     // membuat variabel sensorValue untuk membaca nilai dari sensorPin

  digitalWrite(ledPin, HIGH);         // menyalakan ledPin
  delay(sensorValue);                    // memberi waktu jeda sebanyak sensorValue
  digitalWrite(ledPin, LOW);        // mematikan ledPin
  delay(sensorValue);                   // memberi waktu jeda sebanyak sensorValue
}

NOTES:   
  • int sensorPin = A0; digunakan untuk  membuat pin A0 menjadi variabel sensorPin dan karena pin AO adalah input analog, maka pada void setup tidak perlu dibuat program pinMode(sensorPin, INPUT); karena kalau pin analog sudah pasti INPUT, tidak bisa digunakan  untuk OUTPUT.
  • mengingat kembali fungsi dari sensorValue = analogRead(sensorPin); adalah untuk menyimpan nilai baca dari sensorPin kedalam variabel sensorValue.
  • delay(sensorValue); digunakan untuk memberikan waktu jeda berdasarkan nilai yang keluar dari sensorPin, jadi kecepatan lampu berkedip berdasarkan potensiometer.

Membaca Nilai dari Potensiometer  dan  Mengatur Terang Redup Cahaya LED (AnalogInOut)

Seperti yang kita tahu bahwa potensiometer adalah jenis resistor yang hambatannya  dapat berubah.

Masih dengan rangkaian yang sama (pin 13 dipindakan ke pin 9) kita akan membuat sketch program, untuk membaca nilai dari potensiometer. Yang mana kisaran nilai dari potensiometer adalah 0-225.
0 ketika tidak ada hambatan, dan 225 saat hambatan maksimal.

Untuk program kamu bisa buka FILE=>EXAMPLES=>ANALOG=>ANALOGINOUT.
Atau salin ulang sketch berikut ini:

const int analogInPin = A0;      // membuat variabel analogInPin untuk pin A0
const int analogOutPin = 9;     // membuat variabel analogOutPin untuk pin 9

int sensorValue = 0;        // variabel posisi awal pin AO
int outputValue = 0;        // variabel posisi awal nilai output

void setup() {
  Serial.begin(9600);     // menambahkan kode Serial untuk komunikasi Arduino ke Komputer
}

void loop() {
  sensorValue = analogRead(analogInPin);     // variabel membaca nilai analogInPin
  outputValue = map(sensorValue, 0, 1023, 0, 255);     //konversi 0-1023 ke 0-225
 
  analogWrite(analogOutPin, outputValue);     // menyalakan LED, dengan tingkat terang dari outputValue

  Serial.print("sensor = " );     // menampilkan text sensor=
  Serial.print(sensorValue);     // menampilkan sensor value
  Serial.print("\t output = ");     // menampilkan text output=
  Serial.println(outputValue);     // menampilkan nilai outputValue

  delay(2);     // memberikan waktu jeda selama 2 milidetik
}

NOTES:  
untuk melihat nilai yang dihasilkan dari Potensiometer kamu bisa pilih TOOLS=>SERIAL MONITOR atau CTRL+SHIFT+M , atau klik tombol yang ada di pojok kanan.

  • const int analogInPin = A0; program seperti sama seperti sebelumnya digunakan  untuk membuat variabel, tambahan kode const sebelum int adalah untuk penetapan nilai.
  • Serial.begin(9600); berfungsi agar arduino bisa berkomunikasi dengan komputer, 9600 adalah salah satu nilai yang dipilih untuk komunikasi.
  • outputValue = map(sensorValue, 0, 1023, 0, 255); nilai yang dihasilkan dari sensorValue adalah 0-1023, nilainya akan dikonversi menjadi 0-225 pada variabel outputValue.
  • analogWrite(analogOutPin, outputValue); menyalakan LED menggunakan PWM (agar bisa diatur terang cahanya berdasarkan outputValue.
  • Serial.print("sensor = " ); berguna untuk menampilkan teks yang ada didalam tanda kutip “sensor=“.
  • Serial.print(sensorValue); untuk menampilkan nilai yang ada pada sensorValue.
  • Serial.print("\t output = "); berguna untuk menampilkan teks yang ada didalam tanda kutip “\t output=“.
  • Serial.println(outputValue); untuk menampilkan nilai yang ada pada outputValue.

MARI LEBIH KREATIF!!!
Dengan membuat rangkaian seperti pada Gambar 1.5 B, kamu bisa membuat sketch program seperti;

  1. Jika nilai potensiometer < 100 lampu merah menyala, jika nilai potensiometer < 150 lampu kuning menyala, jika nilai potensiometer < 200 lampu hijau menyala.
Untuk membuat program seperti diatas tentu kamu membutuhkan kode if. Sebagai contoh:

if ( outputValue < 100) {
    digitalWrite(LEDmerah, HIGH);
}

OK! Selamat mengerjakan ;)

6 Responses to "Program Arduino: Analog Input Potensiometer!"

  1. Kang,nuhun mau tanya bagaimana cara mengabungkan program antara sensor suhu dengan led?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menyalakan led berdasarkan suhu ya maksudnya?

      silahkan buka postingan berikut:
      http://www.kelasrobot.com/2015/12/program-arduino-sensor-suhu-lm35.html

      Hapus
  2. Mas klo bleh tau. Yg analogi out itu di upload juga atau cuma yg perintahnya aj,mohon pencerahannya

    BalasHapus
  3. Gan kalo misal untuk sensor naik atau turun gimana? KAN ada 8 titik. Misal titik 2 ke 3 dianggap naik. Dan sebalikannya 8 ke 7, 4 ke 3 dianggap turun? Hanya ada 2 kondisi. Thanks

    BalasHapus
  4. terima kasih kang ilmunya, mau tanya gimana kalo pake 2 potensimeter

    BalasHapus